BPJS Ketenagakerjaan Kunjungi Pasien Kecelakaan kerja di RSUD Latemmamala Soppeng

BPJS Ketenagakerjaan Kunjungi Pasien Kecelakaan kerja di RSUD Latemmamala Soppeng

Rabu, 28 Desember 2022


KAREBAKITA, SOPPENG—Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Soppeng, Luky Julianto bersama Kabid Trantib Satpol PP Kabupaten Soppeng, Amriadi mengunjungi peserta BPJS Ketenagakerjaan, Bapak Sugiarto yang mengalami risiko kecelakaan kerja pada tanggal 28 Desember 2022. Kunjungan ini menjadi bukti perhatian BPJS Ketenagakerjaan dalam memberikan pelayanan yang maksimal kepada peserta.

Seluruh biaya atas pasien Kecelakaan Kerja pada peserta BPJS Ketenagakerjaan ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Ketenagakerjaan hingga sembuh (tanpa batasan biaya standar rawat inap kelas 1 RS pemerintah).

Sugiarto, hanya 1 dari ribuan pekerja yang mengalami risiko kecelakaan kerja di Indonesia. berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan yang dihitung sejak Januari- Maret 2022, jumlah kecelakaan kerja tercatat 61.805 kasus yang didominasi kelompok usia muda 20-25 tahun. 

Kecelakaan Kerja merupakan risiko yang harus menjadi perhatian utama dari seluruh pekerja. Karena kecelakaan kerja selain menimbulkan pengeluaran biaya yang signifikan, tentunya menurunkan produktivitas dari pasien yang mengalaminya.

“Sehingga perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja dari BPJS Ketenagakerjaan wajib dimiliki seluruh pekerja. dengan aktif menjadi peserta, seluruh biaya yang ditimbulkan akan dibayar sampai sembuh” ucap Luky Julianto. Selain itu terdapat manfaat lain dari program Jaminan Kecelakaan Kerja lainnya diantaranya santunan dan beasiswa bagi 2 orang anak maksimal 174 juta rupiah” sambungnya.

Tentu program dari pemerintah ini harus menjadi perhatian dari masyarakat pekerja untuk terus melindungi dirinya dari risiko kecelakaan kerja. “jangan sampai karena tidak ada BPJS Ketenagakerjaan, kita harus mengeluarkan uang jutaan hingga ratusan juta karena biaya perawatan di rumah sakit” Ucap staff kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Andi Imran Zulkarnain. “apalagi iurannya sangat murah, hanya 16.800 per orang, perbulan” imbuhnya.