Wakil Bupati Soppeng Serahkan Ranperda RPJMD Tahun 2021-2026

Wakil Bupati Soppeng Serahkan Ranperda RPJMD Tahun 2021-2026

Selasa, 08 Juni 2021



KAREBAKITA.COM, SOPPENG-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Soppeng menggelar rapat paripurna dalam rangka penyampaian Pendapat oleh Bupati terhadap Rancangan Perda Inisiatif DPRD tentang Kepemudaan dan Rancangan Perda Inisiatif DPRD tentang Penertiban Ternak sekaligus menyerahkan secara Resmi Rancangan Perda tentang RPJMD Kab. Soppeng Tahun 2021-2026 berlangsung di ruang Sidang Kantor DPRD Kabupaten Soppeng, Selasa (8-06-2021)

Rapat Paripurna DPRD secara resmi di buka oleh Ketua DPRD Soppeng H.Syaharuddin M Adam,S.Sos,MM.



Dalam rapat tersebut, Wakil Bupati Soppeng, Ir. Lutfi Halide menyerahkan secara resmi Rancangan Perda tentang RPJMD Kab. Soppeng Tahun 2021-2026 yang diterima oleh Ketua DPRD.

Wakil Bupati Soppeng, Ir. Lutfi Halide dalam sambutannya menjelaskan Penyampaian Ranperda ini dilaksanakan sebagai tindaklanjut Program Pembentukan Peraturan Daerah (PROPEMPERDA Kabupaten Soppeng Tahun 2021.

Penyusunan 2 (dua) Ranperda Inisiatif DPRD dan 1 (satu) Ranperda dari Pemerintah Daerah pada Masa Sidang DPRD Tahun ini tentunya dimaksudkan sebagai upaya Pemerintah Daerah dan DPRD dalam menghadirkan payung hukum dalam pemberian pelayanan kemasyarakatan dan pelayanan publik."Jelas Lutfi Halide

Lanjut ditambahkan Lutfi bahwa tanggapan Pemerintah Daerah terhadap 2 Ranperda dimaksud yaitu Kepemudaan dimana kedudukan pemuda sangat menentukan bagi kelangsungan hidup bangsa sehingga perlu dibina dan dikembangkan.

Menurutnya Keberhasilan pembangunan pemuda sebagai SDM yang berkualitas dan berdaya saing merupakan salah satu kunci untuk membuka peluang bagi keberhasilan di berbagai sektor pembangunan lainnya. Oleh karena itu pembangunan kepemudaan perlu menjadi salah satu program dan kegiatan yang termuat dalam system perencanaan pembangunan daerah. 

Selain itu untuk Ranperda tentang Penertiban Ternak, dimana perlindungan terhadap hewan ternak merupakan manat pasal 33 ayat (3) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 yang menyatakan bahwa Bumi, Air, dan kekayaan alam yang terkandung didalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat."Ungkapnya

Dalam penyelenggaraan pembangunan di Kemajuan pembangunan Kabupaten Soppang perlu didukung dengan pemberian pelayanan bermutu dan berkualitas serta mempunyai daya saing tinggi demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan adanya RPJMD diharapkan dapat mengakselerasi pembangunan yang dapat bermanfaat untuk masyarakat khususnya dalam menghadapi situasi pandemic covid-19 sekarang ini."Harapnya

RPJMD Kab. Soppeng tahun 2021-2026 yang kami serahkan pada hari ini, telah melalui proses dan tahapan yang cukup panjang. Dengan tahapan yang telah dilalui tersebut diharapkan agar diperoleh dokumen pencanaan yang bukan hanya berorientasi pada proses tetapi juga memuat substans materi yang dapat dipertanggungjawabkan.

Dari aspek substansi materi yang terkandung dalam Rancangan Peraturan Daerah tentang RPJMD ini dapat saya sampaikan berdasarkan hasil evaluasi dan monitoring, serta memperhatikan permasalahan dan isu strategis di Kab. Soppeng beberapa tahun terakhir, maka sebagai Bupati dan Wakil Bupati periode 2021 2026, kami bertekad berkontribusi kepada pembangunan Kabupaten Soppeng dengan visi, "Soppeng yang Lebih Melayani, Maju dan Sejahtera".

Visi ini merupakan satu kesatuan dalam menggambarkan kondisi masa depan Kabupaten Soppeng yang hendak diwujudkan pada akhir periode kami. Dimana dalam visi ini terkandung keterkaitan tentang kondisi pemerintahan, kondisi daerah, dan kondisi masyarakat yang hendak diwujudkan. 

Visi tersebut merupakan kondisi ideal yang ingin kita capai dan kita wujudkan bersama selama 5 (lima) tahun ke depan, sedangkan misi tersebut merupakan langkah-langkah dan strategi yang dilakukan untuk mewujudkan visi tersebut."Kata Lutfi 

sasaran dan IKU yang dirumuskan pada Rancangan Perda tentang RPJMD Kab Soppeng Tahun 2021-2026 yaitu, Meningkatnya mutu penerapan standar pelayanan minimal (SPM) untuk pelayanan dasar dengan indikator Nilai rata rata tingkat capaian penerapan SPM yang ditargetkan 100%. Meningkatnya mutu pelayanan publik non pelayanan dasar dengan indikator IKM pelayanan publik non pelayanan dasar yang ditargetkan sebesar 88%. Meningkatnya derajat pendidikan, literasi dan kualitas fisik masyarakat dengan indikator Indeks Pendidikan yang ditargetkan sebesar 68,6. Meningkatnya derajat kesehatan masyarakat dengan indikator Indeks Kesehatan yang ditargetkan sebesar 78.93. Meningkatnya produktivitas perekonomian daerah dengan indikator Pertumbuhan ekonomi dan pengangguran terbuka yang ditargetkan masing-masing sebesar 8,6% dan 3,3%. Meningkatnya taraf hidup masyarakat lapisan bawah dengan indikator Angka kemiskinan yang ditargetkan sebesar 14.949 jiwa. Meningkatnya kualitas infrastruktur daerah, dengan indikator indeks Infrastruktur Daerah yang ditargetkan sebesar 71,35. 

Kami yakin bahwa Visi, misi, tujuan dan sasaran pembangunan ini merupakan harapan masyarakat Soppeng, walaupun pada hakikatnya merupakan tanggung jawab yang harus dilaksanakan oleh kami sebagai Bupati dan Wakil Bupati Soppeng periode 2021-2026. Namun, dengan segala herendahan hati."ucapnya

kami senantiasa menempatkan diri dalam semangat kebersamaan untuk berkolaborasi dengan segenap unsur yang ada di daerah ini."Tutupnya

Turut hadir, para anggota Forkopimda, Sekretaris Daerah Kab. Soppeng, para Staf Ahli dan Asisten Setda, para Kepala SKPD, para Camat se Kab. Soppeng.